Model Pendistribusian Zakat (Studi Terhadap BAZNAS DKI Jakarta dan LAZ Dompet Dhuafa)

[featured_image]
  • Version
  • Download 335
  • File Size 7.87 MB
  • File Count 1
  • Create Date Oktober 20, 2022
  • Last Updated Oktober 20, 2022

Model Pendistribusian Zakat (Studi Terhadap BAZNAS DKI Jakarta dan LAZ Dompet Dhuafa)

Pendistribusian zakat merupakan problem yang sangat penting dan signifikan bagi keadilan sosial ekonomi khususnya dalam pemberdayaan ekonomi mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan zakat dan model pendistribusian zakat di Baznas DKI Jakarta dan LAZ Dompet Dhuafa serta kontribusi zakat dalam mengatasi permasalahan sosial ekonomi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode deskriptif dan pendekatan ekonomi sosiologi untuk memahami wujud pendistribusian zakat di Baznas DKI Jakarta dan LAZ Dompet Dhuafa. Sumber data yang diperoleh berupa data primer mencakup dokumen laporan pendistribusian zakat dan wawancara dengan pengelola zakat dan tokoh penggiat zakat serta data sekunder berupa literatur yang ditulis oleh ilmuan dan ekonom Islam yang berkaitan dengan pengelolaan maupun pendistribusian zakat. Disertasi ini telah membuktikan bahwa Model Pendistribusian Zakat di Baznas DKI Jakarta dan LAZ Dompet Dhuafa sudah sesuai dan mengikuti Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang mencakup pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan zakat. Selama periode Tahun 2016-2019 pendistribusian zakat untuk kaum Fakir Miskin menjadi prioritas utama, disusul Fisabilillah, Amil, Gharimin, Muallaf, Ibnu Sabil dan Riqab. Penelitian ini berkontribusi untuk menguatkan regulasi zakat produktif karena mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mustahik serta menaikan status mustahik menjadi muzakki dengan indeks zakat nasional. Disertasi ini menguatkan penelitian terdahulu mengenai zakat, seperti penelitian Yusuf Al-Qardawi, Didin Hafiduddin dan Subkhi Risya yang berpendapat bahwa zakat dapat meningkatkan kesejahteraan kaum fakir miskin maupun golongan penerima zakat lainnya, sehingga zakat memiliki peran penting dan strategis dalam perekonomian nasional dan menolak pendapat Robert Maltus dan Murray yang berpandangan bahwa pemerintah hendaklah tidak membantu orang miskin yang imbasnya kalau dibantu akan menambah permasalahan pemerintah itu sendiri yaitu makin banyaknya jumlah penduduk miskin.

Attached Files

FileAction
2021 - DISERTASI - UINJKT - Model Pendistribusian Zakat (Studi Terhadap BAZNAS DKI Jakarta dan LAZ Dompet Dhuafa).pdfDownload